
RH25-22017 - Genetika Kehutanan
Pada mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari prinsip dasar dan konsep genetika kehutanan, mulai dari pewarisan sifat, genetika molekuler, ekspresi gen, keragaman genetik, pembelahan sel, kromosom, teknologi dalam genetika, dan peran genetika dalam pembangunan hutan berkelanjutan. Pelaksanaan mata kuliah berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan metode Project Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan praktikum lapangan. Mata kuliah ini mengkaji peran genetika dalam proses pembangunan hutan yang berkelanjutan dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pilar ke 15 (Life on land). Kombinasi berbagai metode pembelajaran, seperti teori, praktik, dan studi kasus yang digunakan dalam mata kuliah Genetika Kehutanan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan analisis mahasiswa dalam pemecahan masalah kehutanan yang dapat dijawab melalui pemahaman genetika.

PEMANFAATAN BIODIVERSITAS GENAP 25/26
Mata kuliah Pemanfaatan Biodiversitas membahas pemanfaatan keanekaragaman hayati flora dan fauna secara berkelanjutan melalui kajian nilai, bentuk pemanfaatan, etnobiologi, teknologi, serta dampaknya terhadap sumber daya hayati, dengan penekanan pada analisis kasus dan perumusan rekomendasi kebijakan pengelolaan yang adaptif dan selaras dengan prinsip pengelolaan hutan berkelanjutan.

Inventarisasi Sumber Daya Hutan (Genap 25/26)
Mata
kuliah
Inventarisasi
Sumber
Daya
Hutan
membahas
prinsip,
metode,
dan evaluasi
pengumpulan
serta
pengolahan
data kehutanan
sebagai
landasan
ilmiah
dalam
pengambilan
keputusan
strategis.
Pelaksanaan
kuliah
ini
berbasis
Outcome Based Education (OBE) dengan
metode
Project-Based Learning (PjBL)
dan didukung
oleh kegiatan
praktikum
lapangan.

Identifikasi Keanekaragaman Hayati (Genap 2025/2026)
Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar mengenai konsep, prinsip dan teknik identifikasi keanekaragaman hayati sebagai langkah awal dalam upaya mengenal hutan terutama pada komponen biotiknya. Pelaksanaan mata kuliah manajemen lahan basah berbasis Outcome Based Education (OBE) dalam bentuk Project Based Learning (CBL) di mana mahasiswa melakukan proyek identifikasi flora dan fauna melalui kegiatan pengamatan lapangan pada morfologi, penggunaan kunci determinasi, serta penyusunan laporan dan produk pembelajaran berdasarkan data keanekaragaman hayati pada suatu tapak hutan.

Forensik Satwa Liar (Genap 2025/2026)
Mata kuliah ini
membahas penerapan ilmu forensik dalam mendukung penegakan hukum konservasi
sumber daya alam hayati. Mahasiswa akan mempelajari ruang lingkup forensik
satwa liar, pendekatan multidisiplin dalam penanganan konflik dan kejahatan
satwa (wildlife crime), serta karakteristik kejahatan transnasional.
Pembelajaran mencakup teknik identifikasi spesies secara morfologis maupun
molekuler (DNA testing), penanganan barang bukti (sample handling), prosedur
laboratorium, hingga analisis studi kasus perdagangan satwa ilegal baik
konvensional maupun siber.






